Adzan Dhuhur menggema di penjuru
bandara, sesaat setelah melalui pintu imigrasi. Perjalanan bersama orang tuaku
dimulai siang ini, setelah melewati transit yang kelewatan lamanya, berpindah
dari Jogja, ke Makassar, ke Medan, akhirnya tibalah di Jeddah.
Pemandangan khas gurun pasir yang
terang, berwarna cokelat dan putih, serta bidang – bidang pegunungan batu
membatas di berbagai sudut kota. Namun...
Rabu, 17 Februari 2016
Minggu, 18 Oktober 2015


Perhatikan sekitar kita, Tuhan sering kali menyampaikan pesan implisit yang dititipkan entah kepada makhluk lain atau peristiwa.
Sebuah perayaan hari jadi berlangsung di Universitas Surya Tangerang. Saya hadir karena ditugasi meliput murid yang menerima beasiswa JPNN dari Pak Dahlan Iskan.
Saya kesana tanpa camera man. Seorang diri hanya ditemani sopir dan saya saat itu, sampai sekarang belum bisa...
Jumat, 16 Oktober 2015


"Mbak, kalau nanti tayang tolong jangan sebut dengan lengkap lokasi kami ya. Besok pasti ada orang buang anjing di depan shelter saya, hahaha...!"
Saya bercakap dengan dokter Susan melalui telepon sore itu. Keesokan harinya saya berkunjung ke rumah penampungan anjing milik beliau di Pejaten. Sesuai permohonannya, silakan cari sendiri alamatnya. Tanggung jawab saya adalah tidak menyebut di sini.
Betul....
Selasa, 13 Oktober 2015


Mati suri entah keberapa kali.
Aku pikir menjadi wartawan akan memeriku banyak ruang untuk terus menulis di blog. Sebelumnya aku berbangga hati bisa ajeg menulis setiap bulan. Tapi ternyata tidak! Setiap hari turun ke lapangan membuat prioritas bergeser jauh.
Hari ini, aku mendapat spirit supply dari salah satu produser. "Kamu kalau suka menulis harus dijaga. Biar tetap berkembang dan nggak lupa rasanya."
Aku harap, aku akan lebih beruntung untuk tidak melupakan rasa yang pernah ada... :D
Aku...
Selasa, 21 Juli 2015


I shifted to Jakarta. I thought everything is better
unspoken, but silently reach to Him.
There was a particular day, I woke up and suddenly I wanted
to pack my stuffs while thinking, “I need to move from Surabaya”. I found
myself grew slower, while my closest friends re on their way to pursue their
life plan. I will be miserably alone.
Practically, I enjoyed one year full of trip after resignation
from my former working place. I stopped after Dad was hospitalized. I should
start my study...
Jumat, 19 Juni 2015


Kalau kata Sujiwo Tedjo, aku ini utang rasa, sama mbah2 sepuh yang jual nasi pecel di deket kos.
Puasa tahun lalu, beliau meletakkan racikan pecelnya: sayur rebus, mie, kering tempe, sambal, dan kerupuk di tempat seadanya. Sebutlah jorok, karena memang begitu. Rebusan sayurnya biasanya tanpa sengaja ada ekstrak rambut sehelai di antaranya. Hecinya tak berbentuk, malah wujudnya mirip adonan tepung dipaksa masuk penggorengan. Tapi jangan salah, rasanya enak. Peyeknya hancur, tapi enak juga. Aku yakin...
Rabu, 20 Mei 2015


Shanghai.
Setelah membeku di depan Starbucks kurang lebih sejam - karena nggak punya peta, sampailah aku di kasur sewaan tercinta. Hotel tempatku menginap tinggal ngglundung kalau mau ke the Bund. Namanya Hanting Hotel Express. Alamatnya di Huang Pu Road. Letaknya di pinggir sungai Huang Pu. Alasan menginap di situ: murah dan ada view ke arah sungai. Sampai di sana, kamarku ternyata nggak punya...
Langganan:
Postingan (Atom)